Desa Cipare-pare merupakan bagian wilayah bersejarah dari
Kemukiman Batu-Batu di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh. Wilayah ini pada masa lampau berada di bawah pengaruh kekuasaan
Raja Sultan Daulat Sambo, yang memimpin perjuangan melawan pendudukan Belanda di wilayah Tanah Singkil sekitar tahun 1940.
Lokasi & Administratif: Berada di wilayah Kota Subulussalam yang menjadi pusat Kerajaan Batu-Batu pada masanya. Desa ini berdampingan dengan wilayah lain seperti Desa Singgersing, Namo Buaya, dan Batu Napal. Perkembangan Wilayah: Menjadi saksi sejarah dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era transisi otonomi daerah di Provinsi Aceh.Potensi Saat Ini: Dikenal dengan lahan pertaniannya, dan masyarakatnya memiliki tradisi keislaman yang kuat seperti terlihat pada pembinaan santri di Taman Pendidikan Al-Qur\'an (TPA) Al-Ahbab.